Thursday, November 18, 2010

Negeri diatas Awan

Takengon


Sebuah Negeri diatas Awan




Perjalanan dari Medan menuju Aceh sangat mengesankan. Selain panorama alam yang menkjubkan juga melintasi ragam kebudayaan didataran Nusantara yang kaya dengan keanegaragaman budaya.




















Konflik yang terjadi selama ini hanya menyisakan kenangah pahit dan goresan sejara hitan negeri serambi Mekah ini. Nampak sisa-sisa konflik yang terabaikan dan bongkahan bangunan yang membisu seolah tidak mau bebrbagi cerita kusam masalalu.












Aceh selalu identik dengan Kopi yang telah tersebar diseluruh belahan dunia diantaranya Belanda dan Negara-negara Eropa lainnua. Ini terbukti dengan standar Organik yang mereka berikan pada setiap produk yang memang sudah memenuhi setandar dari Control Union.






































Sertifikan Control Union ini telah dimiliki oleh Pupuk Biologi Agrobost yang sedang mengembangkan pasarnya di Tanah rencong tersebut.







Takengon sebuah kota diantara gugusan gunung-gunung yang kokoh menjulang seolah
petani yang selama ini hampir lupa bagimana caranya tersenyum, kini sudah bisa lepas tersenyum melihat hasil tamannya yang memuaskan.
Penggunaan Pupuk Hayati Agrobost mampu mengatasi permaslahan petani kopi akan
kelangkaan pupuk kimia dipasaran. selain harganya yang murah Agrobost juga ramah
lingkungan dan tidak berpotensi untuk merusak lingkungan.









Kegiatan pasar tradisional Takengon membuat kami tertarik untuk menelusuri beberapa gang dan diantara sela-sela pedagang hasil bumi dan sayur-mayur yang masih ranum.

Sebagai tolak ukur perekonomian lokal kegiatan pasar tersebut sudah cukup mewakili perkembangan perekonomian paca konflik yang selama ini.





"Sebuah Negeri diatas Awan"























Sebuah danau luas dengan airnya yang tenang, warna biru terlihat dari atas bukit. “Sebuah Negeri Diatas Awan” Kami menamainya. Dan Kedamaian menjadi Istanaya. Syair Katon bagaskara.
















Menyusuri gunung dan lembah selama kurang lebih 6, semula terdengar sangat mengerikan dan menjenuhkan. Namun semua itu terbayar sudah dengan panorama yang sangat Indah dan luar biasa.










Adat lokal yang masih menjunjung tinggi azas kebersamaan






















Melintasi wilayah Tanah Karo, kami sempat menjumpai suatu prosesi upacara adat. Terlihat jelah bawha nilai luhur budaya lokal yang masih terjaga dengan baik ditengah modernisasi.

No comments: